Kuliah Umum Kewirausahaan FEB Unika Santo Thomas: Memulai Usaha Harus Konsisten

Pemaparan materi dari Binsar M. Simatupang yang merupakan narasumber kedua pada Kuliah Umum dengan tema “Kewirausahaan dan Perizinan Berusaha” FEB Unika Santo Thomas di Aula Magna Lt. III Perpustakaan Unika Santo Thomas, Kamis (19/10/2023). (FOTO: HO)

VERITASUNIKA.COM, UNIKA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika Santo Thomas melaksanakan Kuliah Umum “Kewirausahaan dan Perizinan Berusaha” pada Kamis (19/10/2023) di Aula Magna Lt. III Perpustakaan Unika Santo Thomas. Kuliah umum ini dilakukan untuk meningkatkan keinginan mahasiswa/i FEB dalam berwirausaha.

Kegiatan ini dibuka dengan registrasi peserta terlebih dahulu, selanjutnya pembukaan dari MC, doa pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mars Unika”Omnibus Omnia.” Selanjutnya, laporan dari ketua panitia yaitu Dekan FEB Dr. Kornel Munthe S.E., M.Si. Kuliah umum ini diikuti lebih dari 300 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa/i Prodi Akuntansi semester 3 dan Prodi Manajemen semester 5.

Kuliah Umum ini menghadirkan dua narasumber yakni Binsar M. Simatupang, S.E., M.M yang merupakan Movement Manager GARDA (Gerakan Apresiasi Relawan Muda) Transfumi Wilayah Sumut dan Aceh Kemenkop UKM RI sekaligus alumni mahasiswa FEB dan narasumber kedua yakni Elvin Susanto Telaumbanua yang merupakan mahasiswa FEB Prodi Manajemen semester 7. Menariknya, Elvin merupakan mahasiswa terbaik  dan pernah mengikuti kegiatan Wirausaha Merdeka di Universitas Riau.

Dalam pemaparan materinya Binsar M. Simatupang menyatakan bahwa dalam berwirausaha harus terlebih dahulu menyukai yang namanya tantangan dan siap menerima risiko. Selain itu dalam memulai usaha harus konsisten. Binsar M. Simatupang juga menyampaikan bahwa jumlah persentase penduduk Indonesia yang bekerja sebagai wirausaha yakni 3,4 %.

“Syarat menjadi negara maju itu minimal 4%, sedangkan di Indonesia masih 3,4%. Maka dari itu, Indonesia masih belum mencapai syarat untuk menjadi negara maju.  Di Indonesia, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) cukup banyak, akan tetapi banyak yang belum diakui oleh pemerintahan. Maka jika ingin usaha tersebut diakui oleh pemerintah harus mempunyai Nomor Izin Berusaha(NIB),” tegasnya.

Sementara narasumber lainnya, Elvin Telaumbanua berharap kuliah umum ini menjadi sarana bagi para mahasiswa/I untuk mengembangkan potensi diri yang dimilikinya.

“Semoga mahasiswa/i FEB Unika Santo Thomas mampu mengembangkan potensi dirinya dan semakin mengenalkan ataupun membawa nama baik instansi lembaga kampus kita, sehingga lahirlah enterpreneur-enterpreneur muda,” ujar Elvin kepada VERITASUNIKA.COM pada Kamis (19/10/2023).

Setelah semua kegiatan selesai dilakukan foto bersama narasumber dan seluruh peserta kuliah umum. Kegiatan ditutup dengan doa penutup yang dibawakan oleh Sr. Bernadine Naibaho. (Marta Hutajulu)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *