Categories Kabar Kampus

Fakultas Hukum Universitas Katolik Santo Thomas Sukses Laksanakan Moot Court Competition 2025

Foto tiga kelompok bidang Perdata, Pidana, dan Tata Usaha Negara (TUN) bersama tiga Juri PTUN (Sumber: Dokumentasi Unika St Thomas)

Fakultas Hukum Universitas Katolik Santo Thomas menyelenggarakan kegiatan prestisius berupa Moot Court Competition (MCC) pada Sabtu (14/6/2025). Kompetisi ini dilaksanakan di berbagai ruang kelas dan fasilitas Fakultas Hukum, dan diikuti oleh sembilan kelompok mahasiswa yang mewakili tiga bidang hukum: Perdata, Pidana, dan Tata Usaha Negara (TUN).

Kegiatan ini diawali dengan pengisian daftar hadir oleh seluruh peserta pada pukul 07.30 WIB di ruang sekretariatan panitia (Ruang Kelas 2.6). Selanjutnya, peserta mengikuti technical meeting pukul 08.00 WIB di ruang 2.1 untuk mendapatkan pengarahan teknis dari panitia. Kompetisi dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan pembagian ruang sidang simulasi sesuai bidang yang diperlombakan: Ruang PS Lantai 3 untuk Perdata, Ruang Kelas 2.4 untuk Pidana, dan Ruang Kelas 2.3 untuk TUN.

Peserta Moot Court Competition tampil dalam balutan busana resmi putih-hitam yang telah ditentukan panitia. Para pria mengenakan kemeja lengan panjang putih dan celana panjang hitam, sementara peserta wanita mengenakan kemeja lengan panjang putih dan rok hitam. Fasilitas ruang tunggu disediakan di Ruang TU Fakultas Hukum, Ruang Seminar, Ruang BBH, dan Pendopo Fakultas Hukum, guna mendukung kenyamanan peserta selama menunggu giliran tampil.

Kompetisi ini menjadi ajang penting dalam memberikan pengalaman praktik peradilan kepada mahasiswa, di mana setiap kelompok melakukan simulasi proses persidangan lengkap sesuai bidangnya. Dari setiap bidang akan dipilih satu kelompok terbaik yang berhak maju ke babak final yang direncanakan berlangsung satu minggu setelah Ujian Akhir Semester (UAS). Final ini akan mempertemukan tiga juara bidang untuk memperebutkan gelar juara umum.

Ketua Panitia, Betrand Silverius Sitohang, S.H., M.H., menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya kompetisi ini dengan baik. “Ini adalah langkah awal yang penting untuk mahasiswa Fakultas Hukum dalam melatih kemampuan litigasi secara nyata. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan berkembang ke depannya,” ujarnya dalam sambutan sebelum pengumuman pemenang bidang TUN.

Salah satu peserta, Tuti, yang mengikuti kompetisi di bidang TUN, turut membagikan pengalamannya. “Ini pengalaman pertama saya tampil sebagai Hakim Ketua dalam sidang semu. Banyak yang harus dipelajari, tapi saya merasa lebih siap menghadapi dunia praktik hukum setelah kegiatan ini,” ungkapnya penuh semangat. (Sapna  Welindah Nainggolan)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *