ILUSTRASI Puisi “Hatiku Tak Sekuat Ragaku” (FOTO : Kibrispdr.org)
Hatiku Tak Sekuat Ragaku (1)
Setiap hari ku lalui dengan senyum yang paling indah
Setiap hari kulalui dengan tawa yang paling riang
Namun, setiap hari kulalui dengan tangis yang paling menyakitkan pula
Aku tak sehebat yang orang lain kira
Hatiku Tak Sekuat Ragaku (2)
Kaki ku tetap berjalan walau tertatih
Kaki ku tetap berlari walau tau akan jatuh
Namun Hatiku tetap mati meski dipaksa bangun
Hatiku tak sekuat yang orang lain pikirkan
Hatiku Tak Sekuat Ragaku (3)
Setiap malam, aku hanya memeluk diriku
Setiap malam, aku hanya meyakinkan diriku
Setiap malam, aku hanya mendengar isak tangisku sendiri
Semua karna akulah sendiri yang memeluk hati dan ragaku
Hatiku Tak Sekuat Ragaku (4)
Raga ini bisa memeluk insan lain
Raga ini bisa meyakinkan insan lain
Hati ini bisa mnecintai insan lain
Hati ini bisa mati matian menyayangi insan lain
Namun, selalu gagal mencintai diri sendiri
(Cinthya Agatha Sinaga)
