ILUSTRASI Puisi Cinta Masa Lalu (FOTO : Pinterest.com)
Maaf
Maaf jika aku mencintaimu..
Maaf jika aku mengusik hatimu
Tapi tolong biarkan aku mencintaimu
Meski ku tau
Kau takkan perna mencintaiku
Dejavu
Seseorang muncul diatas pentas
Berparas manis dengan bingkai kacamata di wajahnya
Seperti aku dejavu
Mirip seseorang di masa lalu
Apakah kita pernah bertemu?
Melihatmu, hatiku bergejolak
Seperti menemukan kepingan yang hilang
Mungkin saja kita punya memori
Iya atau tidak..
Kuharap di kehidupan ini kita punya cerita.
Abadi
Hatiku terus saja mencarimu tanpa seijinku,
Menghirup aromamu yang mengiang di ingatan,
Mengukir Indahnya senyummu dalam kalbu,
Kurasa, rinduku untukmu abadi.
Diam-diam
Sebenarnya telah aku katakan cinta ini lewat sebuah puisi dan juga aksi..
Tapi kau tak menanggapi..
Kau tak tau rasanya mencintai dalam diam yg terpaksa..
Diam diam kau tau..
Diamku tak lagi menutupi rasa yg sudah menjadi aib..
Diam diam kau tertawa..
Melihat hatiku telanjang
Hapus
Buang semua puisi antara kita berdua
Kau bunuh dia sesuatu yang kusebut itu cinta
Yakinkan aku Tuhan dia bukan milikku
Biarkan waktu, waktu
Hapus aku
(Pradipa Insani)
