ILUSTRASI Puisi “Untuk Sang Langit” (FOTO : Pinterest.com)
Untuk Sang Langit (1)
Untuk sang langit, kuberitahu semua gundah gulana ku
Untuk sang langit, kuberitahu semua bahagiaku
Meski tak satupun pertandamu yang kupahami
Meski tak satupun jawabanmu mampu kumengerti
Namun tak satupun juga yang mampu tegap mendengarku
Untuk Sang Langit (2)
Andai aku bisa menggapaimu
Andai aku bisa memelukmu
Mungkin tak perlu kau mendengarku dari kejauhan
Mungkin akan kubisikkan seluruh kegaduhan hatiku
Kekal lah wahai langit, agar aku tetap bisa mengadu tanpa malu
Untuk Sang Langit (3)
Wahai langit, akankah kau memberi pertanda tentang takdirku?
Akankah semua baik baik saja?
Wahai langit, bolehkan kuserukan semua rasa dalam hatiku padamu?
Kurasa hatiku mulai penuh dengan keluh
Wahai langit, tetaplah tegap menemani malamku.
(Cinthya Agatha Sinaga)
