Categories Artikel

Tingkatkan Literasi Dari Diri Sendiri

Membaca menjadi kunci utama untuk membangun literasi (Foto: Pixabay.com)

Literasi merupakan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, memahami dan menggunakan informasi yang ada. Salah satu komponen literasi yang bagi sebagian orang merupakan pekerjaan yang membosankan adalah membaca. Berdasarkan data yang diperoleh dari UNESCO hanya 0,001 % masyarakat Indonesia yang gemar membaca. Artinya, hanya 1 dari 1000 orang masyarakat Indonesia yang senang membaca. Hal ini menunjukkan minat baca di Indonesia sangat rendah. Padahal dengan membaca ada banyak ilmu pengetahuan atau insights baru yang bisa kita dapatkan.

Kemampuan membaca sangat penting untuk dilatih sejak dini. Orangtua dapat memberi bahan bacaan yang sesuai untuk anak-anaknya. Sehingga anak dapat belajar untuk menyenangi buku dan kegiatan membaca. Membaca juga dapat ditumbuhkan dari keinginan diri sendiri. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca. Berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca, antara lain:

  1. Mulai dengan membaca genre buku yang disukai.

Ada banyak jenis buku yang beredar di masyarakat. Ada buku fiksi maupun non-fiksi. Bacalah jenis/genre buku yang disukai. Jika menyukai buku fiksi, bacalah buku fiksi. Secara perlahan beralihlah ke buku-buku non-fiksi, begitu pula sebaliknya.

  1. Membaca setiap hari.

Bacalah buku setiap hari. Hal ini akan membutuhkan konsistensi dari pembaca. Pembaca harus konsisten untuk membaca setiap hari. Membaca dapat dimulai dengan jangka waktu pendek. Kemudian secara perlahan jangka waktu membaca dapat ditingkatkan

  1. Membaca di tempat yang nyaman.

Tempat yang nyaman tentu dapat meningkatkan suasana hati dalam melakukan sesuatu, termasuk membaca. Membaca di tempat yang nyaman dan disukai tentu akan membuat kita betah berlama-lama di tempat dan akan terus ingin untuk membaca.

  1. Bawa buku kemana pun.

Bawalah buku kemana pun kita pergi. Pada saat waktu kosong dan tidak melakukan apa-apa, kita dapat membaca buku yang telah kita bawa.

Membaca memiliki dampak positif pada pengembangan kemampuan menulis, berbicara, dan berpikir kritis. Dalam membaca, kita dapat menemukan berbagai ide dan pengetahuan baru yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kita dalam berbagai aspek literasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membaca buku fiksi dan non-fiksi yang berkaitan dengan literasi, seperti buku tentang menulis, berbicara, atau keterampilan berpikir kritis. Dengan membaca bahan-bahan tersebut, kita dapat meningkatkan keterampilan kita secara menyeluruh dan membangun literasi yang kuat.

Dalam era digital yang semakin maju ini, kemampuan literasi menjadi semakin penting. Kita perlu mampu memilah informasi yang ditemukan di dunia maya dan mengevaluasi kebenarannya secara kritis. Oleh karena itu, selain membaca buku, kita juga perlu mengembangkan kemampuan literasi digital yang mencakup kemampuan mencari, menilai, dan menggunakan informasi dari sumber online dengan bijak.

Dalam hal ini, membaca masih menjadi kunci utama untuk membangun literasi yang kuat dan berkembang. Oleh karena itu, mari kita terus meningkatkan kemampuan membaca dan keterampilan literasi lainnya agar dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih cerah.

Nah, dengan cara-cara di atas kita dapat belajar bagaimana meningkatkan kemampuan membaca kita. Teruslah membaca, seperti kata Ziggy Z “Jangan pernah membaca karena ingin dianggap pintar. Bacalah karena kamu mau membaca dan dengan sendirinya kamu akan menjadi pintar.” (Elsa Simanihuruk)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *