Puisi tentang “Kecewa” (Foto: PIXABAY.COM)
Cemas
Valentina Ginting
Sekumpulan Insan bertarung
Bertarung dengan pikirannya sendiri
Padahal usia masih begitu muda
Mengkhawatirkan banyak hal
Hal yang meskipun tak menjadi kenyataan
Sebenarnya tak mengapa
Namun, sepertinya cemas sudah menjadi teman baik
Di usia beranjak dewasa.
Hancur Lebur
Valentina Ginting
Bahagia kubangun
Kutata rapi sedemikian rupa
Bahagia yang kumaksud
Bukan lagi tentang bersamamu
Tapi tentang diri dan hatiku sendiri
Yang telah hancur lebur usai kepergianmu
Kelana
Valentina Ginting
Bangun pagi sekali hendak mengejar mimpi
Kelana kesana kemari tuk merajut asa
Entah sampai kapan kan kutemukan
Keberhasilan yang katanya sudah di depan mata
Yaa.. Semoga saja
Kecewa lagi
Valentina Ginting
Ku bergegas dengan semangatku
Hingga pada pertengahan jalan
Kudijumpakan dengan sebuah enigma
Yang sama sekali tak bisa kuterka
Kesal, kecewa dan marah, ternyata ku dibohongi,
Bukan oleh orang lain melainkan ekspektasi ku sendiri
Tak apa… kataku sembari mengusap dada
