Categories Puisi

Puisi “Lelah”

Puisi tentang lelah (Foto: PIXABAY.COM)

Mengubur Diri

Natalia Agrina Br Ginting

Kilauan mata itu selalu merayu

Bukan pipi, bukan bibir, dan bukan dagu

Tak dapat kupastikan sejatinya dirimu sekarang

Namun malam selalu membawamu

Dulu ku pastikan kau adalah nadi

Kau beralih hingga akhirnya aku harus mati

Lelahku

Natalia Agrina Br Ginting

Kala diriku hendak berlari meninggalkan hiruk pikuknya dunia

Lelah bertaruh waktu

Pikiran yang membabi buta

Bayang-bayang kegagalan mengelabui

Bisakah ku menyalahkan mimpi?

Sia

Natalia Agrina Br Ginting

Sungguh ku masih tak mengerti

Kubiarkan kebingungan mengelabui hingga tak kuat ku harus menepi

Menatap jalan yang telah ku lalui sadarku menempuh jalan yang tak ada arti

Haruskah ku kembali dan memulai lagi?

Berakhir dengan Kata “Menyesal”

Natalia Agrina Br Ginting

Tak lain hanya karna memuaskan ego

Ketika logika beraksi enggan tuk kompromi dengan hati

Sakit, namun jika diungkapkan harga diri jadi taruhan

Hingga berakhir dengan kata “ menyesal “ yang tak tersampaikan

Sampai Jumpa Lagi

Natalia Agrina Br Ginting

Dipertemukan ketika hendak menggapai mimpi

Sama-sama menjadi pendatang di tempat ini

Tempat yang membangun persaudaraan antara kita

Kita yang kini akan menjadi sendiri-sendiri

Sampai jumpa lagi sahabat

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *