Komunitas Veritas Gelar Talk Show Hari Kartini, Ajak Perempuan Berkarya dan Melek Literasi (FOTO: DOK VERITAS UNIKA)
UNIKA, VERITASUNIKA.COM – Komunitas Veritas gelar acara live talk show melalui akun instagram komunitas Vertias pada Kamis, (21/04/2022). Terdapat kurang lebih 30 penonton yang tetap mengikuti jalannya acara dari awal sampai akhir kegiatan. Live kali ini, dipandu oleh anggota penuh Komunitas Veritas yaitu Elsa Simanihuruk dan Rahel C Hutapea serta Valentina Br Ginting sebagai notulis.
Talk show kali ini bertepatan dengan hari Kartini maka Komunitas Veritas mengangkat tema “Kartini Milenial: Melek Literasi, Berkarya dan Berprestasi di Era Digital”. Tema ini diangkat untuk membangkitkan semangat generasi muda terkhususnya para Kartini muda untuk aktif berkarya dan berprestasi dalam meningkatkan potensi diri.
Talk show ini dimulai dengan salam dan ucapan selamat hari Kartini kepada para penonton yang diucapkan oleh Elsa. Selanjutnya, sambutan datang dari Rahel yang sekaligus memperkenalkan narasumber pada live kali ini. Narasumber yang berkesempatan membagikan ide dan tipsnya untuk generasi muda yakni Vivin da Silva. Vivin da Silva adalah seorang pegiat literasi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Vivin juga dikenal memiliki sejumlah prestasi salah satunya adalah juara 1 lomba menulis opini Hari Pendidikan Nasional.
Dalam pemaparannya, Vivin mengatakan bahwa dari kecil ia sudah suka membaca, dan pada saat kuliah ia mulai memasuki organisasi dan di situlah ia mulai memperdalam pengetahuannya tentang menulis dan literasi. Vivin mulai membagikan ilmu yang ia punya dengan membuka komunitas membaca dan menulis di tempat tinggalnya. Vivin juga mengatakan yang menjadi motivasinya adalah motto hidupnya sendiri ,yaitu Tuhan dan Kemanusiaan. Bagi Vivin, kita harus berdampak khususnya bagi lingkungan sekitar kita, tidak harus langsung berdampak besar, tetapi dimulai dari hal-hal kecil yang nantinya pelan-pelan akan menjadi luar biasa.

Sesi Tanya Jawab Live Talk show Komunitas Veritas (FOTO: DOK VERITAS UNIKA)
Pada sesi tanya jawab terdapat beberapa pertanyaan yang ditanyakan oleh para penonton, salah satunya adalah pertanyaan dari @Leohc219 yaitu, bagaimana menanggapi seseorang yang terlalu berkomentar bahwa kita, perempuan tidak perlu berkarya, di saat kita sedang mengejar mimpi? Terkadang komentar mereka sering membuat kita jadi tidak bersemangat.
“Dilihat dulu siapa yang berkomentar, kalau komentar itu datang dari keluarga kita maka kita bisa berdiskusi dan meyakinkan mereka dengan apa yang sudah kita pilih, tetapi kalau yang berkomentar itu orang lain atau bahkan yang tidak kita kenal sama sekali, kita harus berani menantang komentar-komentar toxic mereka dengan prestasi yang kita raih, biarkan saja mereka berkata apa karena kita tidak bisa menutup mulut semua orang, cukup diam dan fokus saja sama apa yang kita lakukan” Jawab Vivin.
Pertanyaan yang lain datang dari @Martahalawa yaitu, Apakah kebebasan pendapat, otonomi, persamaan hukum, hingga persamaan hak dalam pendidikan sudahkah sepenuhnya didapatkan oleh kaum perempuan di masa kini? Lalu bagaimana dengan adat yang sering bertentangan dengan kesetaraan laki-laki dan perempuan?
“Tidak, kalau di dalam pendidikan memang sudah lumayan baik, kalau dulu hanya laki-laki yang bisa sekolah namun sekarang perempuan juga sudah bisa. Tapi di dalam pendidikan masih ada ruang-ruang yang tidak ramah untuk perempuan karena adanya relasi kuasa contohnya, masih ada kita lihat terjadi pelecehan di lingkungan sekolah ataupun universitas, tapi sekarang RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual sudah di sahkan dan kita berharap agar itu bisa dijalankan dengan baik sehingga perempuan tidak selalu menjadi korban jadi, tentu tidak sepenuhnya kebebasan itu didapatkan oleh perempuan” Jawab Vivin pada sesi tanya jawab tersebut.
Pada saat live berlangsung terdapat komentar-komentar positif dari para penonton. Penonton mengaku termotivasi dari apa yang sudah dikatakan oleh Vivin da Silva. Di akhir live Vivin juga mengatakan bahwa ia sangat senang di undang sebagai narasumber dalam live talk show tersebut. Dengan adanya live talk show tersebut Komunitas Veritas mengajak kaum perempuan menjadi Kartini Milenial yang melek literasi, berkarya dan berprestasi, perempuan yang haus akan pengetahuan sehingga bisa membebaskan diri dari kebodohan di era digital sekarang ini, perempuan yang berani bersuara dan melawan stigma yang selalu memposisikan perempuan itu lemah dan tidak layak menjadi pemimpin dan perempuan yang bisa berdampak baik bagi lingkungan sekitar dan bagi orang banyak. (Valentina Br Ginting)

1 comment
Thanks for having me, teman-teman. Panjang umur kebaikan !
Terus berkarya dan menginpirasi, komunitas veritas 🙂