ILUSTRASI Kumpulan Puisi Galau (FOTO: Pinterest.com)
Ritme Jiwa
Aku ingin memahami ritme jiwamu
Bagaimana detak jantung yang jauh kau simpan
Mampu membawaku lebih dekat
Bagaimana kata-katamu membangkitkan ku dengan penuh makna
Dan bagaimana bisa aku begitu terpesona pada keheninganmu yang menyimpan sejuta rahasia yang kau simpan sendiri
Tentang senyummu yang membuatku ingin berada di sampingmu
Sambil menikmati kehangatan dan tidak lupa tentang tangismu yang selalu ingin aku tenangkan
Saat semua orang menganggap itu kelemahan
Adakah kesempatan, agar aku bisa menjadi bagian dari perjalananmu?”
Tenggelam
“Tenggelam dalam khayal
Dia bagaikan fatamorgana di padang pasir
Sebuah ilusi yang begitu memikat yang tak dapat kugapai
Dia bagaikan angin di sore hari
Sebuah kelembutan yang tak dapat kumiliki… selembut hembusan yang tak bisa kutahan
Dan dari jarak tertentu hanya bisa menikmati keindahan nya
Semampuh apapun kuberusaha
Kutakdapat memilikinya
Lantas mengapa aku masih mengharapkannya
Entahlah
Yang jelas aku tenggelam dalam lamunan dan tak ingin terbangun”
Bagaimana caranya
Katakan bagaimana bisa aku menghapus rima cintaku padamu
Setiap bait yang indah
Membuatku merasa terpesona oleh kelembutanmu
Kepribadian yang membuatku merasa tersentuh
Saat semua cerita berakhir
Dia adalah bab yang selalu kuinginkan untuk terus berlanjut
Katakan bagaimana bisa aku berhenti mengagumi keindahan cintamu
Disaat hidup terasa berat
Dia adalah melodi yang selalu membangkitkan semangatku”
Aku ingin memahami senja mu
Bagaimana cahaya yang lembut kau pancarkan
Mampu membawaku ke alam mimpi
Bagaimana anginnya membisikkan kata-kata lembut
Dan bagaimana bisa aku begitu terpesona
Pada keindahanmu yang menyimpan sejuta misteri
Tentang kelembutanmu yang membuatku ingin berlama-lama
Sambil menikmati kehangatan dan tidak lupa tentang bayang-bayang yang selalu ingin kuikuti
Saat semua orang menganggap itu biasa
Adakah kesempatan, agar aku bisa menjadi bagian dari perjalananmu?”
(Desi)
