ILUSTRASI Artikel Bedakan Hoax dan Fakta di Era Informasi Digital (FOTO: Kompasiana.com)
Sekarang ini, informasi menyebar dengan sangat cepat. Sayangnya, kecepatan penyebaran informasi ini juga bersamaan dengan maraknya hoax atau berita bohong sehingga banyak sekali masyarakat yang gampang terperdaya oleh hoax itu sendiri. Kemampuan masyarakat saat ini tanpa memandang golongan untuk membedakan hoax dan fakta sangat minim, oleh karena itu kemampuan ini menjadi sangat penting yang harus kita miliki sebagai Masyarakat dan pengguna media sosial yang menjadi “sarangnya” hoax agar tidak terjebak dalam arus informasi yang semakin kompleks ini.
Namun, sebelumnya kita perlu tau apa itu hoax dan apa itu fakta. Hoax merupakan informasi palsu yang secara sengaja disebarluaskan demi tujuan dan maksud tertentu baik untuk keperluan pribadi, politik atau bahkan hanya untuk kesenangan saja. Sedangkan Fakta merupakan sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi secara nyata dan dapat dibuktikan kenyataannya. Fakta tidak didasari oleh opini, perasaan atau keyakinan pribadi.
Dilansir dari https://www.komdigi.go.id pada halamannya (08/01/2025) disebutkan bahwa telah teridentifikasi 1.923 konten yang berisi hoax sepanjang 2024 di Indonesia. Berdasarkan data ini dapat diketahui bahwa masyarakat Indonesia telah banyak membaca atau bahkan “mengonsumsi” hoax dan mungkin juga menjadi pelaku penyebaran hoax tersebut.
Lalu bagaimana kita bisa membedakan antara Hoax dan Fakta?, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kita gunakan untuk membedakan hoax dan fakta.
- Periksa sumber informasi yang kita terima atau yang sedang kita baca, apakah sumber informasi tersebut valid dan terpercaya? Hindari sumber informasi yang tidak jelas atau asal-asalan. Perhatikan juga reputasi atau akreditasi dari sumber tersebut.
- Jangan langsung percaya dengan informasi yang baru saja diterima, cobalah untuk mengonfirmasinya kembali dengan sumber yang berbeda, jika memungkinkan carilah kebenaran mengenai informasi tersebut di 4 atau lebih sumber. Kemudian bandingkan informasi yang didapat dari sumber-sumber berbeda tersebut.
- Perhatikan detail dari informasi yang diterima, jika ada hal yang tidak biasa (tanggal, waktu, lokasi) maka coba cek kembali dengan sumber yang berbeda.
- Sebaiknya jangan langsung membagikan atau menyebarluaskan informasi yang diterima jika belum terbukti kebenarannya agar dapat memutus rantai penyebaran hoax tersebut.
- Perbanyak literasi untuk mendapatkan informasi lebih terkait informasi yang sedang beredar.
Membedakan hoax dan fakta sangat penting karena dampaknya yang luas terhadap individu, masyarakat bahkan dunia internasional. Kemampuan ini juga dapat mencegah kerugian finansial karena banyak hoax yang digunakan sebagai bahan penipuan atau pengancaman. Selain itu, ketika kita dapat membedakan hoax dan fakta juga dapat menghindari serta mencegah konflik sosial karena hoax seringkali digunakan untuk memprovokasi atau memicu konflik sosial misalnya hoax tentang SARA dan masih banyak lagi dampak baik yang dapat kita berikan ketika kita bisa membedakan hoax dan fakta serta tidak menjadi pelaku pembuat dan penyebar hoax.
(Cinthya Agatha Sinaga)
