ILUSTRASI Puisi “Syairku Ditemani Senja“. (FOTO : Pinterest.com)
Datang dan Beriku Warna
Kau datang tak terduga, dan beriku warna
Bahagianya diriku, hati yang kosong kini dipenuhi namamu
Namamu yang selalu berjalan di setiap hati dan pikiranku
Bahagia yang Sesungguhnya
Mungkin, banyak orang mengira diriku bahagia dan jauh dari kemusykilan
Namun, dibalik tawa ini terdapat tembok raksasa yang menyembunyikan kemusykilan
Walaupun begitu, tidak menjadi alasan bagi diriku untuk runtuh dan rapuh
Karena bahagia yang sesungguhnya bukan jauh dari kemusykilan,
Bahagia yang sebenarnya adalah ketika kita dapat bertahan walau sakitnya datang betubi-tubi
Terima kasih telah datang mewarnai hidupku, hingga memberi harapan baru
Kini aku berdoa semoga harapan ini tidak menyiksaku lagi
Terima kasih
Terima kasih telah hadir di dunia ini
Terima kasih selalu ada bagaikan waktu yang menemani hariku
Terkadang, aku jenuh bahkan membuatmu naik pitam
Memang salahku yang terkadang tidak sadar bahwa aku seberharga itu dimatamu
Terima kasih telah menjadi waktu dan pengingatku
(Natalia Agrina Ginting)
