ILUSTRASI Puisi “Cinta yang Tak Pernah Hilang”. (FOTO : Pinterest.com)
Cinta yang Tak Pernah Hilang
Walau kini kau telah pergi
Cintaku padamu tetap abadi
Di setiap hembusan angin pagi
Ada rindu yang tak pernah mati.
Mama, di surga kau kini berdiam
Namun cintamu takkan pernah terbenam
Setiap kenanganmu, adalah pelukan
Yang tetap menghangatkanku dalam kerinduan.
Doa di Setiap Malam
Setiap malam, kubisikkan namamu
Dalam doa yang kutujukan ke langit
Mama, meski kita terpisah waktu
Cintaku padamu takkan pernah surut.
Di setiap bintang yang menyala terang
Aku merasakan kehadiranmu di sana
Mama, engkau tetap menjadi pelita
Meski kini hanya dalam kenangan.
Jejak Cintamu di Hatiku
Mama, walau kau tak lagi di sini
Jejak cintamu terpatri di hatiku
Setiap langkah yang kuambil kini
Selalu kutemukan bayang wajahmu.
Kau adalah bagian dari nafasku
Yang terus hidup dalam setiap doaku
Mama, cintamu abadi dan tak pernah pergi
Meski kau kini tak ada di sisi.
Rindu yang Membeku
Mama, rindu ini kini membeku
Saat tak bisa lagi kulihat senyummu
Namun aku tahu, kau selalu di sisiku
Menguatkanku dari surga yang jauh di atas itu.
Kutemukanmu dalam setiap doa
Dalam mimpi yang tak terucap kata
Mama, meski kita terpisah oleh waktu
Cintaku padamu tetap menyatu.
(Sapna Welindah Nainggolan)
