GMKI Komisariat Unika Santo Thomas Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan

Foto bersama keluarga panti asuhan dan anggota GMKI dalam acara kunjungan kasih ke panti asuhan Yayasan Universal Anak Indonesia di Jalan Gendang No. 20 Medan, pada Sabtu (23/9/2023). (FOTO: HO)

Foto bersama keluarga panti asuhan dan anggota GMKI dalam acara kunjungan kasih ke panti asuhan Yayasan Universal Anak Indonesia di Jalan Gendang No. 20 Medan, pada Sabtu (23/9/2023). (FOTO: HO)

VERITASUNIKA.COM, MEDAN – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas melakukan kunjungan kasih ke panti asuhan Yayasan Universal Anak Indonesia pada Sabtu (23/9/2023). Panti asuhan ini berlokasi di Jalan Gendang No. 20 tepat di belakang Kafe Hitam Putih Pasar Baru.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud ingin menumbuhkan rasa kepedulian dan rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar. Sebab banyak mahasiswa sekarang sudah minim rasa sosial dan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar. Hal ini juga sejalan dengan tiga medan layanan di GMKI yaitu gereja, perguruan tinggi dan masyarakat.

Ketua GMKI Komisariat Unika Santo Thomas, Kornelius Sinaga mengatakan, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh civitas GMKI Komisariat Unika Santo Thomas, serta adik-adik panti asuhan. Acara dibuka dengan ibadah bersama, lalu mengajak adik-adik panti bermain games. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerahan buah tangan dan ditutup dengan makan bersama. Segala rangkaian acara berjalan dengan lancar.

Dikatakan Kornelius, panti asuhan merupakan tempat untuk anak-anak yang tinggal, dititipkan dan diadopsi karena memiliki masalah dalam kekeluargaannya. Panti asuhan menjadi tempat sosialis yang memiliki tugas memberikan bimbingan, dan pelayanan bagi anak yatim, piatu, dan anak yatim piatu yang kurang mampu serta terlantar.

“Di panti asuhan, mereka mendapatkan kasih dan pengetahuan sehingga dapat berkembang menjadi seorang bermanfaat suatu hari nanti. Hal tersebut juga dapat merubah nasib dari keadaan yang terbilang berat dan susah menjadi ringan. Jadi panti asuhan bisa dikatakan sebagai tempat pengganti kewajiban keluarga asli termasuk dalam membimbing agar menjadi pribadi yang sosial dan bermoral,” katanya kepada VERITAS UNIKA.COM, Sabtu (23/9/2023).

Kornelius menyampaikan, dengan terselenggaranya kegiatan kunjungan kasih ini, pihaknya berharap teman-teman mahasiswa dapat tergerak dalam melakukan kegiatan kegiatan sosial baik itu untuk anak panti, anak-anak jalanan dan sebagainya. ‘

“Karena mereka masih sangat membutuhkan uluran tangan kita. Mari buka mata kita, buka mata hati kita dalam melihat kondisi terkini di masyarakat,” tutur Kornelius.

Sementara itu, seorang anggota GMKI Unika Santo Thomas Jaya mengatakan, dirinya sangat gembira dapat mengikuti kegiatan tersebut dan berkesempatran membantu adik-adik panti asuhan.

“Kunjungan kasih ke panti asuhan berjalan sangat baik, dari awal acara hingga akhir. Ketulusan hati dari para anggota GMKI yang turut ikut dalam uluran tangan, disambut hangat oleh seluruh keluarga panti. Adik-adik juga tampak antusias dalam menyambut kami,” ujar Jaya. (Sapna Welindah Nainggolan)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *