Categories Puisi

Puisi-puisi Kicauan Pikiran

Ilustrasi puisi “Kicauan Pikiran” (Foto: pixabay.com)

Aku

Aku adalah rembulan malam yang gemerlap

Kadang terlihat kadang senyap

Malam akan terlihat indah bersamaku

Cahaya terpancar di tengah gelapnya malam membuat candu

Isakan Seorang Anak

Kasihmu sedalam samudera

Buatku tenggelam dalam kehangatan cinta

Aku tak bisa berkutik sang waktu dan impian menjadi pemisah

Mama anakmu rindu

Untukmu Si Pemalas

Dunia ini akan terasa keras

Jika kamu seorang pemalas

Jangan biarkan impianmu diterkam waktu

Maka bangunlah, tak ada pemalas yang sukses

Untukmu Si Pendusta

Otak ku beku akan semua metafora mu

Skenario terlaksana sesuai kehendakmu

Bodohnya diri ini membiarkan alur itu berjalan semestinya

Waktu Disiakan Ego

Waktu terus berjalan tanpa sadar rasa ini sudah tak berharga

Tak bermakna lagi sekalipun di ungkap

Aku melanglang buana di dunia maya yang mustahil di dekap

Bergegas menacari tawar agar luka tak menyantap

(Natalia A Ginting)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *