Ilustrasi puisi “Tentang Aku dan Pikiran Kosongku”. (Foto: Pixabay.com)
Lihat
Lihat!
Dia sendiri di tepi-nya jurang ini
Bersama bayang yang sepi nan sunyi
yang tak lagi sungkan untuk bertamu pada diri
Kini, kesendirian membawa diri
untuk kisah yang tak lagi sama mulai detik ini
Sorot Mata
Sorot mata kosong tanpa cerita
setelah kau putuskan untuk tak kembali
Di balik malam yang sepi nan hening
Ku bertanya-tanya dalam kesendirian
Apakah hidup ini akan berteman bersama malamnya sepi?
Temani
Langit malam yang gelap pekat
Hanya bintang yang temani
Dalam kesendirian yang sunyi
Hanya seuntai rindu yang menemani
Jejak Langkah yang Tak Kembali
Saat teduhnya angin malam ku mencari
Jejak langkah yang hilang tak kembali
Dalam sunyi ku temukan diri
Bahwa hidup tanpa hadirmu lagi
(Josua Sirait)
