Saat bumi diselimuti kegelapan
Ku berharap rembulan menemani
Tapi rembulan seolah enggan menemani
Ku menangis dalam diam
Seolah tak mampu berdiri
Ingin rasanya memancarkan sinar sendiri
Tapi hati rapuh akan kenyataan yang ada
Bahwa hidupku hanya diisi dengan kesunyian dan kegelapan
Tak ada yang bisa menenangkan
Seolah ku emang pantas hidup dalam kegelapan
Tapi Ku melihat ruang gelap dengan titik yang menerangi
Sinar yang menenangkan ku dalam kegelapan
Dia rela tubuhnya terbakar akan sinar kecil itu
Agar dapat menemaniku dalam kegelapan
( Gayatri Karolina Br Bangun, FIKOM Unika Santo Thomas Medan)
