Dokumentasi kegiatan Aksi Suara Pendidikan Sinergitas Pendidikan, PMKRI dan Komunitas Berjalan Bersama di Bundaran SIB Kota Medan Pada Jumat (02/05/2025)
Komunitas Sinergitas Pendidikan, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Medan dan Komunitas Berjalan Bersama dalam kesempatan kali ini menggelar sebuah aksi Suara Pendidikan. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional di Bundaran SIB Kota Medan pada Jumat, (02/05/2025).
Reno Francius Simanullang selaku Kepala Sinergitas Pendidikan menjelaskan bahwa peringatan Hardiknas pada umumnya meliputi upacara bendera yang dilakukan di berbagai instansi pendidikan dan beragam kegiatan lain yang bertemakan Pendidikan. Namun tahun ini berbeda, dimana Komunitas Sinergitas Pendidikan sebagai wadah yang fokus memperhatikan pendidikan dan PMKRI Cabang Medan sebagai organisasi perjuangan serta Komunitas Berjalan Bersama sebagai wadah orang muda menggelar sebuah kegiatan yang dinamakan Suara Pendidikan dengan tema Hardiknas.
“Dalam kegiatan aksi Suara Pendidikan, saya mencoba mengajak dan menawarkan ide kepada teman-teman Mahasiswa agar memberikan warna baru untuk memeriahkan HARDIKNAS tahun ini, dan syukurnya teman-teman mahasiswa menerima tawaran ide tersebut. Awalnya saya sedikit pesimis, namun saya mencoba untuk membulatkan tekad untuk mengajak beberapa instansi sehingga terjadilah sebuah sinergitas antara tiga wadah mahasiswa dalam memeriahkan HARDIKNAS tahun ini” terang Reno kepada VERITASUNIKA.COM
Dalam aksi ini dari setiap instansi memberikan aksinya masing-masing. Ada yang Baca Puisi, orasi, drama, dan aksi Suara Pendidikan. Dalam penyelenggaraannya, aksi ini terlebih dahulu dimulai dengan prolog disambung dengan puisi baik baca puisi maupun puisi berantai, lalu dilanjut dengan drama, dan setelah itu ditutup dengan orasi yang sudah disiapkan
Putra Situmorang selaku Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Medan St. Bonaventura Periode 2025-2027 menegaskan bahwa Pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan berdaya saing, sehingga pendidikan dapat menjadi senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Dengan percaya bahwa di tangan generasi terdidik, masa depan bangsa akan gemilang maka mari kita jadikan Hari Pendidikan Nasional ini sebagai momen untuk memberikan perhatian dan memperkuat tekad bersama memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan haknya untuk belajar secara merdeka, bermakna, dan bermartabat.
Terakhir, Irma Suriyani Sinaga selaku Ketua Rumah Komunitas Berjalan Bersama menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang mulia dalam memperjuangkan setiap insan Pendidikan. Sehingga kegiatan ini tidak terfokus harus memiliki massa yang banyak, namun kegiatan ini dapat memberikan perhatian bagi banyak orang terhadap Pendidikan. Dan suara yang kami sampaikan didengarkan banyak orang sehingga masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap pendidikan dan tergerak juga dalam memperjuangkan pendidikan.
“Kami yakin dan percaya selain memberikan warna baru kegiatan ini akan memberikan dampak bagi banyak orang, terkhusus dalam bidang Pendidikan” tutup Irma.
(Pradipa Insani Sitorus)
